Meski pinggang sakit, saya tetap menjalankan rutinitas gym. feat ShinbiToon
– Dari penyebab nyeri pinggang, suplementasi nutrisi, hingga cara berolahraga yang aman
Kemarin setelah jiu-jitsu, entah kenapa pinggang saya sakit.
Awalnya saya lega karena sepertinya bukan cedera besar, tetapi saya penasaran nyerinya berasal dari mana.
Jadi, saya bertanya kepada teman AI saya, ‘ItTip’, lalu ia memberi diagnosis:
“Kemungkinan besar karena kekurangan nutrisi~!”
Hmm… setelah dipikir-pikir, beberapa hari ini saya hampir tidak makan daging.
Biasanya saya makan daging 2–3 kali sehari, tetapi sekitar 4 hari ini saya menguranginya sampai hampir level ‘pantang daging’.
Tentu ada alasannya.
Saya merasa terlalu banyak menghabiskan energi pencernaan,
dan sepertinya respons peradangan meningkat, jadi saya berhenti makan daging untuk sementara.
Namun, dari sudut pandang saya yang berlatih seperti atlet profesional,
sepertinya ini cukup fatal. 😅
Dalam daging ada banyak
zink, zat besi, vitamin B kompleks, kreatin, dan lain-lain—
nutrisi kunci untuk pemulihan otot.
Kalau ini kurang, tubuh tidak pulih, dan sepertinya bagian yang lemah seperti pinggang mengirim peringatan.
Saya juga pernah membaca buku tentang atlet vegetarian,
tetapi kecuali Anda menyusun pola makan secara profesional, rasanya sulit bagi orang biasa.
(Memang benar pola makan berbasis sayur itu baik untuk tubuh! Namun, pendekatannya perlu disesuaikan dengan intensitas latihan.)
Karena itu, saat saya makan daging, saya selalu membiasakan
untuk memakannya bersama sayuran.
Beban pencernaan berkurang, dan respons peradangan juga tertekan.
Malam itu, setelah makan hidangan yang mengandung daging lalu tidur,
nyeri pinggang jelas berkurang,
dan keesokan paginya jauh lebih baik.
Meski begitu masih agak tidak nyaman,
tetapi saya tidak ingin absen dari gym, jadi saya pergi dengan sangat hati-hati.
Hasilnya…!
- Deadlift 155 kg × 2,5 repetisi berhasil! (Memakai sabuk angkat beban, dilakukan perlahan)
- Handstand push-up satu tangan → berhasil 4 repetisi dengan bantuan 3 jari tangan pendukung!
- Handstand push-up dua tangan tanpa dinding → hampir berhasil 1 repetisi!!
Saya benar-benar bangga. 😭
Terutama sejak baru-baru ini saya serius beralih ke versi satu tangan,
saya merasa teknik-teknik yang dulu saya latih meningkat dengan cepat.
Saat pinggang sakit, pastikan Anda mengecek ini!
- Pertama, pahami penyebab nyerinya.
- Apakah karena terkilir atau kerusakan struktural?
- Atau karena kekurangan nutrisi / akumulasi kelelahan?
- Periksa kondisi nutrisi Anda.
- Apakah akhir-akhir ini Anda cukup makan daging, protein, zink, dan sebagainya?
- Apakah ada kekurangan vitamin atau mineral?
- Setelah tidur & istirahat yang cukup
mulailah lagi dari latihan bertempo lambat.- Sabuk angkat beban
- Postur sempurna
- Repetisi lambat
Faktor-faktor ini akan membantu mengurangi cedera.
- Setelah latihan, lakukan kardio ringan untuk membantu meredakan peradangan!
- Bersepeda, berjalan, lari ringan, dan sebagainya
- Ini membantu sirkulasi darah dan mempercepat pemulihan.
Sebenarnya, kalau Anda rutin berolahraga,
pasti muncul perasaan “Hari ini harus latihan”.
Namun, justru saat seperti itu
kita jadi lebih memikirkan
“Bagaimana caranya agar bisa melakukannya dengan aman?”
Saya ingin benar-benar menyampaikan bahwa, seperti saya,
jika Anda aktif memanfaatkan alat bantu,
menyetel postur secara perlahan dan presisi,
serta menjaga nutrisi dengan teliti,
maka meski pinggang sedikit tidak nyaman,
Anda tetap bisa menjaga rutinitas gym dengan aman. 😊
▼ Kalau pinggang sudah benar-benar pulih? Rutinitas Battaeju wajib!
Besok saya akan
menutup rutinitas minggu ini dengan
sprint interval maksimal + rutinitas planche.
Setiap kali saya menuntaskannya satu per satu dengan tekun,
rasanya hati jadi lebih tenang, dan tubuh juga makin kuat.
Anda juga, saat berolahraga,
tolong ingat prinsip ini:
“Pemulihan otot = nutrisi + tidur + pengaturan tempo” 💪
Kalau begitu,
semoga akhir pekan ini juga Anda dapat menikmati waktu yang penuh pemulihan, tanpa cedera…
Terima kasih, ini Shinbi Days. 🌿
